Berikut 5 Pola Candlestick Day Trading Paling Ampuh

Berikut 5 Pola Candlestick Day Trading Paling Ampuh

54 View

Zayna.pw – Pola candlestick Day Trading dapat membantu trader menemukan posisi terbaik di pasar. Apa saja pola candlestick yang bisa digunakan?

Day Trading bukanlah hal baru di kalangan trader. Metode trading ini mengacu pada kondisi pembukaan dan penutupan posisi trader pada hari trading yang sama. Entah itu rugi atau untung, posisi yang dibuka pada hari itu tidak akan terbawa ke hari berikutnya. Dengan cara ini, pedagang dapat menghindari biaya semalam yang dibebankan oleh broker.

Meskipun Day Trading terdengar mudah, sebenarnya tidak sesederhana kedengarannya. Pergerakan pasar seringkali tidak dapat diprediksi, terutama jika pedagang mencari untung pada kerangka waktu jangka pendek. Akan ada banyak gangguan yang kemungkinan akan menyebabkan sinyal palsu. Tak jarang trader pemula mengalami kerugian akibat salah langkah saat melakukan Day Trading. Untuk itu kita membutuhkan ‘tools’ agar strategi Day Trading berjalan dengan lancar, salah satunya dengan menggunakan candlestick day trading.

Saat ini ada beberapa pola candlestick yang bisa digunakan untuk day trading. Pola untuk Day Trading umumnya memanfaatkan pembalikan atau pembalikan harga. Apa saja pola candlestick yang bisa dipelajari?

Ilustrasi Pola Candlestick Trading by Google Image

Shooting Star

Shooting star adalah pola candlestick Day Trading yang memiliki sumbu atas yang panjang dengan body yang kecil. Lilin tubuh dapat berupa bullish atau bearish. Kemunculannya menunjukkan bahwa sebuah tren akan segera berakhir dan digantikan oleh tren baru. Biasanya pola candlestick Shooting Star muncul di bagian atas tren tepat sebelum tren bullish berubah menjadi tren bearish. Idealnya, pola Shooting Star memiliki gap atas dengan tinggi candle sebelumnya. Tapi ini cukup sulit untuk diterapkan di pasar forex dan crypto.

BACA JUGA:  Harga CPO Rebound Pada Awal Pekan

Contoh pola Shooting Star dapat dilihat pada contoh gambar di atas. Seperti yang terlihat pada grafik, awalnya pergerakan harga bergerak naik. Kemudian candlestick bearish muncul di bagian atas tren dengan sumbu atas yang panjang dan tubuh yang kecil. Setelah kemunculan candle, tren harga berubah menjadi tren turun.

Doji

Salah satu jenis candlestick Day Trading yang memiliki popularitas tinggi adalah candlestick Doji. Pola ini menunjukkan bahwa akan terjadi pembalikan atau konsolidasi, tergantung pada pergerakan sebelumnya. Bentuk candlestick Doji biasanya memiliki body yang kecil dengan ekor yang panjangnya mencapai tiga kali lipat dari bentuk bodynya. Terkadang, tubuh candle sangat kecil sehingga Doji akan terlihat seperti salib.

Doji dapat digunakan untuk Day Trading di beberapa pasar keuangan termasuk forex, saham, crypto, dan sebagainya. Jika candle yang muncul sebelum Doji adalah candle bearish, maka Doji mungkin menandakan pembalikan bullish. Di sisi lain, jika candle terlihat bullish, pasar kemungkinan akan berubah bearish. Penggunaan candlestick Doji untuk Day Trading sedikit berisiko, oleh karena itu trader disarankan untuk menggabungkan pola candle ini dengan metode analitis lainnya.

Ilustrasi Pola Candlestick Trading by Google Image

Hammer

Pola hammer adalah pola pembalikan bullish. Artinya, pola ini menunjukkan bahwa tren bearish akan berubah menjadi bullish. Sesuai dengan namanya, pola Hammer memiliki bentuk seperti palu dan muncul di ujung downtrend. Candlestick ini memiliki bentuk tubuh yang kecil dengan sumbu bawah yang panjang. Namun, bentuk body candle tidak sama dengan doji yang tubuhnya hampir tidak ada.

Contoh gambar di atas menunjukkan kemunculan pola Hammer pada pergerakan harga. Terlihat bahwa harga berangsur-angsur melemah sebelum akhirnya membentuk pola Hammer. Setelah itu, barulah harga berubah menjadi bullish. Perlu dicatat bahwa jika sumbu panjang terbentuk di bagian atas tubuh lilin, pola kandil disebut palu terbalik.

BACA JUGA:  Ide Jualan Online Paling Laku Terbaru 2022

Three White Soldiers

Three White Soldiers adalah pola candlestick Day Trading yang cukup populer di kalangan trader teknis. Pola ini terdiri dari tiga candlestick bullish yang berdekatan. Setiap candle dibuka di dekat level penutupan candle sebelumnya. Idealnya, ketiga candle ini tidak boleh memiliki ekor yang panjang, karena dapat dianggap sebagai penanda retracement. Munculnya Three White Soldiers menunjukkan bahwa tren bearish telah berubah menjadi bullish. Tampilan Tiga Prajurit Putih dapat dilihat pada gambar berikut.

Pada contoh di atas, terlihat bahwa pergerakan harga sedang dikendalikan oleh tren bearish. Kemudian muncul serangkaian pola candlestick yang masing-masing dibuka pada level yang lebih tinggi dari candle sebelumnya. Pola ini dikenal sebagai Tiga Prajurit Putih. Setelah kemunculannya, pergerakan harga berubah dari tren turun menjadi tren naik.

Ilustrasi Pola Candlestick Trading by Google Image

Three Black Crows

The Three Black Crows sebenarnya adalah bentuk bearish dari Three White Soldiers. Untuk itu, pola candlestick Day Trading ini juga terdiri dari tiga candle yang saling berdekatan. Namun, setiap candle memiliki level pembukaan yang lebih rendah dari penutupan candle sebelumnya. Alih-alih muncul di akhir tren bearish, Tiga Gagak Hitam muncul di akhir tren bullish. Munculnya pola ini menandakan akhir dari tren bullish dan dimulainya tren bearish.

Persiapan Kebutuhan Day Trading

Tidak semua trader bisa meraih kesuksesan dalam menjalankan metode Day Trading. Pasalnya, pergerakan harga dalam jangka pendek rentan terhadap sinyal palsu. Pada akhirnya, trader membuat keputusan yang salah dan akhirnya kehilangan uang. Penggunaan candlestick Day Trading berpotensi mengurangi sinyal palsu dan membantu trader menemukan posisi terbaik untuk keuntungan maksimal. Namun, ini tidak sepenuhnya menghilangkan risiko kegagalan Day Trading.

BACA JUGA:  Inilah Cara Partisi Hardisk Tanpa Software dan Tanpa Hapus Data di Windows Termudah

Faktor lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan saat day trading adalah time frame. Umumnya, kerangka waktu yang lebih lama seperti 1 jam dianggap lebih aman daripada kerangka waktu yang lebih pendek. Karena risikonya yang tinggi, lebih baik bagi trader untuk menempatkan Stop Loss dan Take Profit dengan hati-hati.

Gallery for Berikut 5 Pola Candlestick Day Trading Paling Ampuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *