Berikut 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Kripto

Berikut 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Kripto

54 View

Zayna.pw – Obrolan seputar cryptocurrency atau cryptocurrency selalu menarik perhatian. Apalagi sekarang semakin banyak orang yang melek investasi.

Walaupun kripto tidak berlaku sebagai mata uang di Indonesia, namun kripto merupakan salah satu jenis aset investasi yang cukup banyak peminatnya dari berbagai kalangan karena dinilai mampu memberikan keuntungan yang menggiurkan dalam waktu singkat.

Bahkan diperkirakan pemilik dompet blockchain untuk pembelian crypto di seluruh dunia mencapai 75 juta orang. Dilansir dari situs resmi Kementerian Perdagangan RI, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga juga mengatakan bahwa hanya dalam beberapa tahun, perdagangan aset kripto telah mencapai Rp 1,7 triliun per hari atau mencapai 10 persen dari nilai transaksi Indonesia. Bursa Efek.

Di sisi lain, ada risiko tinggi di balik pengembalian yang dibawa oleh investasi kripto. Artinya kita tidak boleh gegabah, terutama karena ingin mengikuti tren atau takut FOMO (fear of missing out) ketika memutuskan untuk berinvestasi.

Tanpa strategi yang matang tidak ada untungnya, resiko kerugian besar mengancam lho. Untuk itu, bagi Anda yang memutuskan untuk berinvestasi di crypto, perhatikan dulu hal-hal berikut ini:

1. Memahami mekanisme jual beli crypto

Ilustrasi Investasi Crypto by Google Image

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cryptocurrency dapat menjadi aset investasi yang menguntungkan bagi mereka yang telah menguasai strategi. BAPPEBTI melalui Peraturan Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Aset Fisik Kripto di Bursa Berjangka, juga memperbolehkan perdagangan kripto di Indonesia.

BACA JUGA:  Download Resso Aplikasi Penghasil Uang Terbaru 2022 Tanpa Iklan

Namun bagi pemula, melakukan riset untuk memahami berbagai istilah hingga mekanisme jual beli crypto sangat penting untuk meminimalisir kerugian. Pertama adalah spread harga. Seperti halnya membeli emas, ada spread atau selisih antara harga beli dan jual yang harus diperhatikan oleh para trader.

Kemudian saat memperdagangkan aset kripto, Anda juga akan dikenakan biaya layanan, yaitu biaya pembelian dan penarikan. Perlu diketahui bahwa ada beberapa bursa atau platform trading crypto yang menerapkan flat rate, namun ada juga yang menggunakan sistem skema persentase sesuai nominal penarikan.

2. Ketahui jenis kripto yang ingin Anda beli

Ilustrasi Investasi Crypto by Google Image

Mungkin masih segar di benak kita dengan kasus Game Squid crypto yang sempat heboh awal November lalu. Mata uang dengan kode SQUID ini menjadi perbincangan karena lonjakan harga yang tidak wajar. Pada tanggal 1 November, SQUID mencapai level tertinggi USD 2.861 (sekitar Rp 40 juta) per koin, kemudian kurang dari 15 menit kemudian turun menjadi tidak berharga.

Melihat kasus ini, kita perlu benar-benar memahami jenis-jenis cryptocurrency yang beredar di pasaran. Apalagi dengan banyaknya jenis crypto yang belum populer dan pergerakan harga yang sangat agresif.

Bisa dibilang, Bitcoin adalah jenis yang paling populer dan favorit banyak orang. Namun, menurut data Statista, dari tahun 2013 hingga November 2021, ada lebih dari 7.500 cryptocurrency yang beredar.

Dari sekian banyak jenis cryptocurrency yang dilansir Forbes, ada 10 jenis crypto yang paling populer. Tempat pertama masih dipegang oleh Bitcoin dengan kapitalisasi pasar atau rata-rata nilai aset USD 1,17 triliun, disusul Ethereum (USD 520 miliar), Binance Coin (USD 88 miliar), Tether (USD 70 miliar), dan Cardano (USD). . . 66 miliar). Selain itu, jenis crypto seperti Solana, XRP, Polkadot, Shiba Inu, dan Dogecoin juga masuk dalam daftar cryptocurrency populer di dunia.

BACA JUGA:  Download Wobbly Life APK Mod Android Terbaru 2022 Unlimited Money 

3. Nilai Crypto sangat fluktuatif

Ilustrasi Investasi Crypto by Google Image

Bukan tanpa alasan jual beli kripto disebut sebagai investasi berisiko tinggi. Dari kasus kripto Game Squid, kita juga dapat melihat bahwa nilai kripto sangat fluktuatif. Artinya bisa sangat tinggi, tapi tiba-tiba bisa juga jatuh bebas dalam waktu singkat karena berbagai faktor.

Adanya supply dan demand yang tinggi dari para pedagang crypto menjadi salah satu faktor yang juga membuat intensitas naik turunnya nilai menjadi tinggi. Selain itu, cryptocurrency yang masih dalam masa pertumbuhan dan masih memiliki peluang untuk berkembang juga membuat volatilitasnya (naik turun nilainya) tinggi.

4. Pilih media pembelian yang legal

Ilustrasi Investasi Crypto by Google Image

BAPPEBTI bahwa ada dua kriteria yang harus dipenuhi oleh pedagang kripto yang dikurasi menggunakan pendekatan analisis hirarki proses (AHP). Kriteria pertama, dilihat dari kapitalisasi pasar aset kripto yang ada. Semakin besar kapitalisasi pasar aset, semakin besar kemungkinan untuk diperdagangkan di Indonesia. Kemudian kriteria kedua adalah aspek jaminan mutu dan keamanan.

BAPPEBTI sendiri telah merilis 229 aset kripto yang dapat diperdagangkan, dan 13 pedagang aset yang telah resmi terdaftar. Aset kripto tersebut antara lain Bitcoin, Ethereum, Tether, XRP, Polkadot, Chainlink, hingga Litecoin.

5. Gunakan uang dingin

Ilustrasi Investasi Crypto by Google Image

Saat memutuskan untuk berinvestasi, jangan pernah menggunakan hot money yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi nekat meminjam uang sebagai modal investasi.

Sebaliknya, gunakan uang dingin atau uang menganggur yang bila digunakan untuk berinvestasi tidak akan mempengaruhi stabilitas keuangan Anda. Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah tidak memaksakan investasi hanya berdasarkan iming-iming keuntungan instan.

BACA JUGA:  Link Nonton Film Mencuri Raden Saleh (2022) Full Movie HD Telegram

Akhir Kata

Demikian informasi mengenai Berikut 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Kripto. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk sobat setia Zayna.pw Terima kasih.

Gallery for Berikut 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Investasi Kripto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *